Ukhuwah... adalah kata – kata yang selalu aku ingat
ketika aku berada didalam wadah dakwah ini. Kata itu selalu manjadi dasar
mengapa aku bertahan di dalamnya. Kata yang akan menjadi hal yang selalu
menguatkan aku dimanapun aku berada..
Dari wadah dakwah ini awalnya aku sangat merasakan
kebahagian yang mungkin semua orang-orang didalamnya merasakan. Dimana aku
bertemu dengan orang –orang yang sangat mengispirasi. Dalam wadah dakwah ini
merupakan awal aku menjalani hari- hari sebagai manusia yang berbeda. Memulai
kegiatan hari –hari ku dengan kulyah dan rapat – rapat organisasi yang
bermunculan. Aku mulai disibukan dengan agenda – agenda yang sudah menjadwalkan
dirinya, walaupun banyak diantaranya terlewatkan karena agenda kulyah yang selalu
memenangkan pilihan ku. Eluhan bukanlah hal yang baru namun itu menjadi
penyemngat untuk lebih serius dalam dakwah ini. Tak jarang keabsenan ku mungkin
membuat sebagian saudara ku tersinggung. Namun ketahuilah wahai saudara ku yang
sangat aku cintai, aku melewatkan agenda tersebut karena memang waktu yang tak
memungkinkan..’ afwan jidan jika ana banyak membuat atum wa antuna sekalian tak
enak hati... ‘
Menjadi bagian dari dakwah ini merupakan hal yang
sangat membahagiakan untuk ku, dimana aku mendapatkan ilmu lebih yang mungkin
tak kudapatkan ditempat lain. Dimana orang –orang didalamnya selalu
mengedepankan ukuwah diantara kadernya. Namun ada suatu ketika hati ini
tertegun, entah ada kesalahan apa yang terjadi dan dari mana sumber hal
tersebut sampai dapat terjadi. Bahkan aku tidak mempunyai hak untuk menyalahkan
siapapun. Namun hal tersebut telah membuat air mata bercucuran... sempat tertegun dari kejadian tersebut, sontak saja
aku berfikir kesalahan apa yang telah aku lakukan sampai hal tersebut dapat terjadi..
lalu banyak sekali anggapan – anggapan yang muncul dalam kepala. Namun dari
kejadian aku berfikir, ini adalah teguran atas hal – hal yang telah aku
berikan...
Setelah banyak hal yang terjadi mengingatkan aku
bagaimana aku bertahan dalam hal – hal yag mendewasakan diriku. Dimana
seharusnya aku berprilaku, dan bagaimana seharusnya aku..
Teruntuk rumah yang selalu menjadi tempat ku
berteduh..
Teruntuk saudara – saudari tercinta..
Teruntuk saudara – saudari yang selalu memberi
penyemngat..
Teruntuk saudara – saudari selalu mngedepankan ukwah
diantara kita...
Ayo kita jaga bagaimana kita dapat mengargai sesama
kita sampai kita benar – benar menghilangkan perbedaan diantara kita,
sesungguhnya hal yang membedakan kita adalah keimanan dimata Allah Subhanawatallah...
“A’ Ukwah ini ‘

