Rabu, 23 April 2014

SEBERKAS ASA


 
Rapuh jiwa ini begitu terasa setelah hari itu , seakan diterjang badai yang begitu besar,emosi pun terasa tak stabil , kadang hamba merasa begitu gundah , apakah yang akan terjadi Satu periode kedepan?
Apakah diri yang senantiasa menabung kekurangan ini sukses memegang amanah besar ini , seperti harapan mereka yang dengan beribu strategi menjerumuskan hamba  keladang dakwah dan medan jihad ini .
Jika ingin di samakan dengan mereka yang berjihad dimedan peperangan di ranah palestina sana, tidak akan sama sampai kapan pun , hamba begitu kecil , perjuangan hamba tidak seujung kuku jika di bandingkan dengan mereka …
Mereka dengan enteng tak sedikit pun terbebani berkorban dengan waktu, tenaga , jiwaraga dan darah tak segan direlakan , bahkan di relakan dengan senyuman.
Dalam sekejap hamba merasa bingung kehabisan kata-kata menggambarkan rasa ini , air bening kian mudah mengalir dalam sunyi menatap takdir baik ini, hanya ALLAH SWT yang tahu makna hidup ini mencoba berbaik sangka kepada alur ceritaNYA, kepada sinetron terindah demi rating tertinggi. Informasi menyebar begitu cepat bak senjata biologis yang sengaja dirancang demi menghancurkan penghalang hingga keakar , ingin hati memutuskan informasi ,tapi jiwa tak mampu menghalangi, ya ALLAH SWT hamba serahkan urusan dunia dan akherat hamba hanya kepadaMU , engkaulah juri terbaik, pemimpin terbaik yang selalu menyeleksi takdir terbaik.
Jaga hamba , lindungi hamba , kuatkan hamba diranah perjuangan ini , izinkan hamba memberikan yang terbaik dan mengganti gundah dihati dengan senyuman lebar kemenangan suatu hari nanti!
Aamiin.
The end

BY “A” AZZAHRA ASSYIFA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar